Letak Maju Mundurnya Bangsa Ada di Tangan Pemuda

Era globalisasi merupakan era yang sudah maju dan modern dengan fasilitas yang serba canggih dan serba ada. Adanya era globalisasi ini memberi banyak pengaruh bagi perkembangan para remaja, khususnya remaja Islam yang akan meneruskan perkembangan dan kemajuan agama Islam. Hal ini sejalan dengan ungkapan bahwa kemajuan suatu bangsa berada dipundak pemuda. Sayangnya, di zaman yang sudah maju ini masih banyak remaja kita yang terjerumus oleh perkembangan barat. Karenanya, penting bagi para remaja agar bisa melawan pergelokan dan problematika dalam kehidupan terlebih dalam pergaulan.

Globalisasi adalah suatu proses penyebaran hal-hal baru terkhusus yang menyangkut informasi secara mendunia melalui berbagai media baik online maupun cetak. Sebab pada era ini globalisasi terbentuk oleh kemajuan teknologi di bidang komunikasi. Contohnya, melalui internet kita dapat memperoleh informasi dalam waktu singkat. Akan tetapi rupanya pengaruh dunia internasional melanda hampir semua aspek kehiduan dimasyarakat. Perkembangan globalisasi yang terus mengalami kemajuan tidak dapat dicegah, masyarakat atau pemuda yang tidak siap menghadapi fenomena ini seakan canggung dalam berinteraksi. Begitu juga salah satu akibat dari era globalisasi adalah membuat sebagian masyakat atau pemuda akan cenderung mencari jalan pintas dalam lingkup yang negatif bisa berdampak pada tatanan agama, ekonomi, dan social. Dalam hal ini sikap primordialisme dan fundamentalisme adalah contoh reaksi terhadap era globalisasi.  

Pemuda merupakan aset bangsa, Sebagai pemuda kita harus terus mengembangkan diri dengan potensi yang kita miliki dan mengasah skill kita. Seperti falsafah yang sering kita dengar“Youth is the best hope for tomorrow yang artinya “Pemuda adalah harapan bangsa”. Falsafah ini yang akan mendasari sebuah statemen bahwasanyaDipundak pemudalah masa depan Bangsa bergantung”, ungkapan ini seolah menyatakan betapa pentingnya pemuda sampai semua kemajuan dan perkembangan bangsa berada di tangannya. Masa depan suatu bangsa akan menjanjikan jikalau mental pemudanya kuat dan memiliki semangat yang tinggi untuk mengembangkan dirinya. Tendensi semacam itulah yang melahirkan ungkapan Bung Karno “Berilah aku sepuluh pemuda, niscaya akan ku taklukan dunia”. Bung Karno juga mengatakan hal itu karena peran para pemuda yang berguna. Begitulah seorang pemuda dibina dengan baik, mereka akan menjadi sebuah ladang subur yang berpotensi menghasilkan hasil yang memuaskan. Apabila pemuda mempunyai semangat yang berkobar maka duniapun dapat mereka kuasai. Tak heran jika kemudian para pemuda menjadi objek yang banyak disoroti publik. Karena kalau sedikit saja mereka melakukan tindakan yang menyebabkan dekadensi moral publik maka akan sangat gencar meneriakkan kejatuhannya. Berhati-hatilah kita sebagai pemuda dalam bertindak. Sebab apabila kita salah melangkah semuanya akan fatal dan jatuh tersungkur. Begitu pula banyak sorotan publik yang akan berfikir negatif tentang pemuda. Seperti yang telah terjadi dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 mei 1998. Yaitu penembakan terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun jabatan. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluan lainnya mengalami luka-luka. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di organ vital vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada. Dalam pembinaan remaja yang terorganisir dengan baik, akan melahirkan generasi muda yang berpotensi baik pula. Begitu pula sebaliknya apabila pembinaan remaja yang tidak terorganisir dengan baik akan melahirkan generasi brutal yang bermental krupuk dan akan dicekcoki bermacam-macam trend dan mode.

Di era globalisasi ini penuh dengan tantangan dan cobaan. Karena itu sangat penting sekali menjadi pemuda Islam yang hakiki dan bukan hanya sebatas Islam dimulut dan di KTP saja. Akan tetapi juga merupakan tantangan untuk menjadi Pemuda Islam yang senantiasa mengerjakan perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangannya. Pada era globalisasi ini kita akan menghadapi tantangan yang harus benar-benar kita selesaikan dengan baik. Yang terpenting kita harus bisa merubah prilaku-prilaku nakal yang akan menghancurkan bangsa. Untuk semua masalah ini kita harus bangkit dan mengibarkan bendera kesemangatannya. Walaupun sulit untuk merubahnya tapi ingat suatu usaha yang baik dan dengan diiringi do’a yang baik maka akan mendapatkan hasil yang baik pula. Dan banyak pemuda-pemuda Islam yang tidak sesuai dengan Al-qur’an dan As-sunnah dengan beramal ma’ruf nahi munkar inilah yang menjadi tanggung jawab kita untuk meluruskan kejalan yang baik dan benar.

Pemuda adalah pemimpin hari esok, demikian pula para remaja dan Pemuda Islam. Mereka adalah harapan umat yang akan berjuang demi ajaran Islam dan mempertahankan Undang-undang Islam serta melindungi generasi Islam secara luas dari pengaruh-pengaruh ajaran barat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sebab apabila para pemuda terpengaruh oleh ajaran barat yang bebas maka akan terjadi kehancuran bangsa dan kehancuran generasi muda. Tak heran bila kita mendengar kenakalan-kenakalan remaja yang merajalela yang mengakibatka pemuda masa kini adalah pemuda yang hanya bisa meruntuhkan bangsa, bukan menjunjung tinggi bangsanya. Padahal sering kita mendengar ungkapan“Di tangan pemudalah letak maju mundurnya bangsa dan dibawah kakinya letak hidup matinya Negara”. Padahal banyak ajaran-ajaran Islam yang mengajarkan kepada para pemuda untuk bisa menjadi seorang pemimpin yang ber-akhlaqul karimah dan mulia. Karena pemuda pula yang akan menjadi seorang pemimipin di masa selanjutnya, maka Pemuda Islam harus bisa menjadi seorang pemimpin yang fleksibel bagi masyarakat pada masa yang akan datang. Kepemimpinan bangsa dipimpin oleh pemuda yang beriman, berilmu dan bertaqwa dan yang perlu diingat bahwasanya “Setiap orang akan menjadi seorang pemimpin dan setiap orang bertanggung jawab atas kepemimpinannya”

Cobalah dan perhatikanlah bahwasannya generasi muda adalah penentu perjalanan bangsa di masa berikutnya, pemuda adalah motor penggerak utama perubahan. Pemuda memang di akui perannya sebagai kekuatan pendobrak kebekuan dan kejenuhan masyarakat. Begitu pula kemajuan suatu bangsa tergantung oleh leadership generasi muda, Kepemimpinan pemuda sangat berpengaruh bagi masyarakat, apabila kita hendak melihat wajah negara maka lihatlah pada masa hadapan generasi muda masa kini. Dunia ini hanya sementara tak akan kekal abadi selamanya. Ibarat seorang pemuda maka jadilah seorang pemuda yang disipin, berani, tangguh dan rela berkoban demi masa depan bangsa. Karena kapan lagi akan menjadi seorang pemuda, kecuali sekarang. Berjuanglah sekeras mungkin, sebab semua itu akan menjadi bekal kebahagiaan dunia dan akherat. Pemuda yang tidak pernah kalah oleh keadaan adalah pemuda yang baik dan pantas dijuluki sebagai Pemuda Islam yang kreatif.Pemuda kreatif adalah pemuda yang penuh dengan ide dan inovasi dan dapat mengembangkan kemampuannya. Dengan idenya seorang pemuda bisa menjadi juara yang menaklukan dunia. Asebab pastilah, di era globalisasi ini sangat dibutuhkan pemuada yang kreatif yang dapat menjunjung tinggi moral bangsa dan negara.

Memang kita tidak dapat menolak perkembangan zaman yang terus melaju dengan pesat dan cepet. Tapi kita harus punya filter untuk menyaring semua ajaran-ajaran dari luar yang dapat menjerumuskan para pemuda. Filter itu tidak jauh dari ajaran-ajaran agama yang dapat menyangkal segala kenakalan-kenakalan dan kejahatan. Begitu juga para pemuda tidak akan dapat  terbawa oleh arus zaman yang maju dan modern. Karena di zaman ini semua pemuda banyak terpengaruh oleh trend dan mode yang dapat menjerumuskan ke jalan yang tidak benar. Suatu ajaran yang dapat diajarkan oleh agama kepada pemuda tidak lain adalah ketaqwaan dalam jiwa para pemuda. Bahkan dengan taqwa seorang pemuda dapat hidup dengan bahagia seperti yang dikatakan oleh pujangga arab bahwasanya “ Hidupnya pemuda, demi allah dengan ilmu dan taqwa“. Betapa pentingnya seorang pemuda yang harus mempunyai ilmu dan ketaqwaan karena dengan ilmulah yang akan menjunjung tinggi kaum pemuda. Dengan ilmu, baik ilmu umum atau agama pemuda bisa senang dan bahagia, hidup sukses di era globalisasi tidak dihina orang dan ketinggalan zaman. Dan dengan taqwa yang berisi nilai-nilai agama seorang pemuda bisa terkendali jiwanya, terjaga sifatnya dan terpelihara pergaulanya. Oleh kerena itu sebagai pemuda harus bisa menjaga dirinya di era globalisasi. Dan yang perlu diingat adalah jadilah pemuda yang berilmu, beriman dan bertaqwa dengan kemampuan otak jerman, berhati mekkah dan berbudaya indonesia.

Seorang pemuda janganlah apatis yang duduk tenang berpangku tangan jika melihat kemungkaran dan kedzoliman melanda bangsa ini tapi harus bisa bergerak maju untuk mencapai kemajuan bangsa. Pemuda haruslah menjadi pelopor pembangunan yang akan memajukan bangsa ini bukan menjadi racun yang akan menghancurkan bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwasanya besarnya peranan pemuda dalam menyumbang pemikiran, tenaga bahkan nyawapun ditaruhkan demi kemajuan bangsa. Oleh karena itu pemuda yang baik bukanlah pemuda yang pandai makan, merasakan dan menyantap hasil jasa orang lain. Tetapi pemuda yamg baik adalah pemuda yang pandai menanam jasa orang lain untuk rakyat dan umat seribu tahun yang akan datang. Pemuda mempunyai peranan yang sangat besar dalam pembangunan bangsa dan agama, mereka adalah harapan bangsa dan agama yang akan berjuang demi masa depan negara yang lebih cerah, mereka merupakan tumpuan agama yang akan menjadi seorang pemuda Islam yang membangkitkan Islam dalam kejayaan dan kemenangan. Dan perlu diingat sebuah semboyan yang berbunyi “ Syubbanul yaum rijalul ghad. Yaitu pemuda hari ini pemimpin hari esok.” Dan  “Apabila kita jadi raja jadilah raja yang bijaksana, apabila kita jadi pemuda jadilah pemuda yang berguna,”. Terakhir, sedikit pantun,

“Apa artinya ikan bandeng kalau bau busuknya,

apa artinya remaja ganteng kalau buruk akhlaqnya.”

Salam Pemuda!

{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.singularReviewCountLabel }}
{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.pluralReviewCountLabel }}
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}

Bagikan :

Artikel Lainnya

Letak Maju Mundurnya Bangsa Ada ...
Era globalisasi merupakan era yang sudah maju dan modern denga...
Pesantren Menjawab Tantangan Bon...
Indonesia sedang memasuki salah satu fase paling menentukan da...
KAJIAN KITAB MATAN RIYADUL BADI’AH
MAJELIS KAJIAN KITAB KUNING KEBON JAMBU KITAB AT-THAHARAH Hari...
Yang Terkadang Luput
Rembulan malam ini terlihat sempurna. Besar, bulat, dan bersin...
Mengurai Benang Kusut Adab di Er...
Wajah Ganda Perilaku Manusia Bicara tentang manusia tidak akan...
Malam Penutup Musabaqoh Jambu ke...
Kemeriahan menyelimuti malam penutup Musabaqoh Jambu ke-33. Ac...

Hubungi kami di : +62859-1068-58669

Kirim email ke kamikebonjambu34@gmail.com

Download APP Kebon Jambu Coming Soon