Kemeriahan menyelimuti malam penutup Musabaqoh Jambu ke-33. Acara yang mengusung tema “Cakrawala Jambu ke-33” dengan motto “Menggapai Ilmu Seluas Cakrawala dan Menorehkan Karya dengan Asa dan Cita” ini berlangsung khidmat sekaligus menegangkan hingga puncak pengumuman juara.
Suasana Menegangkan dan Penuh Antusias
Acara diawali dengan penyebutan juara musabaqoh yang disambut sangat antusias oleh para santri. Suasana terasa sangat menegangkan, membuat jantung para peserta berdegup lebih kencang dari biasanya. Tidak hanya peserta, para santri yang menonton sejak awal perlombaan pun merasakan kegugupan yang sama demi membela komplek masing-masing.
Meskipun cuaca sempat kurang mendukung dan hujan mulai turun, antusiasme tidak surut. Panitia sempat mengarahkan santri putri untuk berteduh di pelataran masjid, sementara santri putra tetap bertahan di pelataran komplek dan sekretariat untuk mengikuti jalannya acara.
Pemenang dan Penghargaan Khusus
Selain perlombaan utama, panitia juga mengumumkan berbagai kategori penghargaan harian dan tahunan, di antaranya:
Non undian :
1. Tabungan/PO Hubungan Harian Teraktif diraih oleh kang Muhammad najiyullah kamar 4 arofah al-musyarofah.
2. Tabungan Tahunan Terbanyak diraih oleh
- Muhammad urwatul wusqo dengan nominal Rp.8.050.000
- Muhammad Iqbal binenza dengan nominal Rp. 6.000.000
3. Pembayaran Kamar Teraktif diraih oleh kamar 22 Mekkah Al-Mukarromah
4. Kepala Kamar Teraktif (Pengurus Keuangan) oleh kamar 9 Arofah Al-Musyarofah
Undian:
1. Tabungan harian teraktif atas nama Muhammad sofwan kamar 30 ji’ronah
2. Pembayaran lunas sebelum bulan maulid atas nama Muhammad zamzami kamar 15 mekkah
3. Ziarah walisongo atas nama raden andrean kamar 28 ji’ronah
Juara Sparing event lomba di Cirebon mentereng se Jawa Barat (PTSG) mewakili 6 peserta
Closing Ceremony musabaqoh pondok kebon jambu al-islamy pesantren babakan ciwaringin, Cirebon, 2026 masehi /1447 hijriah
Sambutan oleh ketua panitia musabaqoh oleh ustad Farhan jiddan, “Diantara semua perlombaan tentu ada yang paling baik diantara yang baik”, “ Bukan hanya dalam musabaqoh saja kita semangat, namun juga dalam pengajian, karena yang menang di sini tidak ada apa-apanya disbanding hasil mengaji selama setahun”. Dilanjut pengumumunan supporter terbaik, golden boy, dan juara umum.
Supporter Terbaik: Komplek Mekkah Al- Mukarromah (Skor 737,94)
Golden Boy (Peraih Emas Terbanyak): Sdr. Kaffa Musfiq (Cabang Kaligrafi) dari komplek Ji’ronah Al-Mubarokah.
Berdasarkan akumulasi nilai dari berbagai komplek (Mekkah, Jironah, Arofah, Melati, dan Putri), Komplek Mekkah Mukarromah resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Musabaqoh Jambu ke-33 dengan total poin tertinggi.
Sambutan dan Pesan Inspiratif
Dalam momen penutupan ini, Ibu Nyai Hj. Awanillah Amva memberikan sambutan yang menyentuh hati. Beliau menekankan bahwa kemenangan bukan sekadar angka, melainkan buah dari keyakinan.
“Pemenang dia itu memiliki keyakinan, keikhlasan dan pengorbanan. Keyakinan yang hanya tumbuh di pikiran hanya angan-angan/impian belaka, keyakinan sejatinya yang melahirkan pergerakan usaha dan timbul keberanian untuk melangkah.”
“Perjuangan tanpa semangat hanya menjadi rutinitas yang kering dan tidak memiliki arti. Perjuangan tanpa pengorbanan hanya kosong melompong. Perjuangan harus didasari semangat dan pengorbanan.”
“Ketika ikhlas, dari situlah simbol pengorbanan, berkorban waktu, tenaga, materi. Setiap orang yang memiliki jiwa winner (pemenang) bukan berasal dari uang/materi tapi keyakinan, dari keyakinan timbullah kesuksesan.”
Penutupan yang Emosional
Sebagai simbolis penutupan, dilakukan pemadaman obor Musabaqoh Jambu ke-33. Acara kemudian dilanjutkan dengan closing ceremony berupa pementasan drama dari para santri.
Puncak emosi terjadi saat para santri dari Komplek Arofah dan Mekkah bersatu di tengah lapangan di bawah guyuran hujan lebat. Mereka saling berpelukan, bersalaman, dan menyanyikan yel-yel serta lagu kebersamaan. Meski basah kuyup,
kehangatan persaudaraan sesama santri sangat terasa, menutup rangkaian acara dengan penuh rasa bahagia.
Acara resmi diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ust. Fadholi.